.

Aklimatisasi Bibit Rumput Laut Kotoni Hasil Kultur Jaringan di Teluk Gerupuk

 Rumput Laut
.

Aklimatisai Kuljar

AKLIMATISASI BIBIT RUMPUT LAUT KOTONI (Kappaphycus alvarezii)

HASIL KULTUR JARINGAN DI PERAIRAN TELUK GERUPUK

KABUPATEN LOMBOK TENGAH.

by :

Rusman*), Ujang Komarudin**), dan Supriadi***)

 

Abstrak

Akhir-akhir ini, produksi rumput laut mengalami penurunan. Kemungkinan disebabkan oleh kondisi perairan yang mengalami perubahan secara ekstrim dan juga kemungkinan disebabkan oleh terjadinya degradasi kualitas bibit rumput laut yang digunakan. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan kualitas bibit yang digunakan dengan mencari sumber bibit yang baru, baik dari alam maupun dari hasil perekayasaan. Salah satunya adalah memproduksi bibit dari hasil kultur jaringan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan bibit rumput laut yang mempunyai daya adaptasi tinggi terhadap kondisi lingkungan perairan yang sering berubah-ubah dan dapat tahan terhadap serangan penyakit. Kegiatan ini dilaksanakan di perairan Gerupuk Dusun Gerupuk Desa Sengkol Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah pada bulan April – Desember 2013.

Hasil perlakuan ketahanan bibit hasil kultur jaringan dalam bak diperoleh daya tahan maksimal selama 4 bulan dengan pertambahan bobot sekitar 3 – 5 gram per individu dengan SR diatas 90 %. Adapun hasil aklimatisasi bibit kultur jaringan dalam perairan laut diperoleh SR 100 % dengan bobot akhir selama 1 bulan rata-rata 60 gram.

 

Kata kunci : Aklimatisasi, bibit rumput laut, kultur jaringan

 

*)   Pengawas perikanan pada Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok.

**) Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok.

***) Pengawas perikanan pada Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok.

 

Acclimatization of Kappaphycus Seedlings Produced by Tissue Culture Technique at Gerupuk Bay, Central Lombok, West Nusa Tenggara.

 

by :

Rusman*), Ujang Komarudin**), dan Supriadi***)

Abstract

 

The declining of seaweed production recently was probably caused by genetically degenerated quality of seedling stocks and extreme fluctuations of water environment. Acknowledging these causes, providing seaweed seedlings with desirable properties including highly adaptability to water environments, high growth rate and resistance to diseases is key step to upsurge the seaweed production. One approach to produce such seedlings is by using tissue culture technique. Thus, this study was conducted to observe acclimatization process of seedling stocks produced by tissue culture technique. This study was conducted in Gerupuk bay, Sengkol, Pujut, Central Lombok, from April to December 2013.

The result showed that the thallus grew quite fast, 0.5 to 1 gram or 2-3 cm. grown in acclimatization tank, the microalgae could grow up to 3-5 gr with 90% survival rates. After being grown in open sea, the seaweed grew to average weight 60 gram after 1 month.

 

Keywords: Acclimatization, seaweed seedlings, tissue culture technique.

 

*)   Aquaculture evaluator at Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok.

**) Head of Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok.

***) Aquaculture evaluator at Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok.

 

Full Artikel Download Disini:

Aklimatisasi_Bibit_Rumput_Laut_Kultur_Jaringan

.

Author: 

Leave a Reply